Innalillahi, Gadis Yatim yang Pernah Infak Motor Untuk Muslim Palestina ini Meninggal Dunia

>
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dewi Masithoh, gadis yatim piatu yang pernah menginfakkan motornya untuk Palestina ini kini telah tiada. Dewi meninggal pada beberapa waktulalu setelah mengalami kecelakaan mobil di jalur Pantura Tuban, Jawa Timur dan sudah dimakamkan 

Dewi adalah warga Kauman, Yogyakarta. Ia lulus kuliah pada th. 2011 dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Jurusan Manajemen. Gadis berusia 25 th. ini berwirausaha konveksi. 

Dari usaha itulah ia dapat menafkahi dan membiayai kuliah adiknya, Bagus Muhammad Ikhsan, di universitas dan jurusan yang sama. Dari usaha itu juga, Dewi dapat menjadi donatur Sahabat Al Aqsha. 

Dewi dan Bagus sudah mengalami kesedihan ditinggal orang-tua sejak mereka masih belia. Sang ibunda meninggal dunia ketika Dewi masih kelas 1 SMP. Selang 27 hari lalu, sang bapak juga meninggal dunia. 

Dewi adalah sosok wanita dengan semangat juang yang tinggi. Ia mendirikan usaha konveksi yang diberi nama B&D. Nama itu merupakan inisial nama adiknya, Bagus, dan Dewi. 

Dengan mempekerjakan 10 karyawan, Dewi mengelola bisnisnya dengan manajemen kekeluargaan yang luar biasa. Walau sudah tidak lagi menjadi karyawannya, jika bersilaturrahim Dewi selalu memberi mereka hadiah dan santunan. 

Ia juga menerima penyandang disabilitas (tunanetra dan tunawicara) sebagai karyawan di saat pengusaha lain tidak ingin menerima keadaan mereka. 

Kepedulian sosial Dewi sangat tinggi. Ia juga pernah menginfakkan motornya untuk Palestina melalui Sahabat Al-Aqsha. Dan alhamdulillah, Ramadhan lalu Dewi juga banyak berubah terutama dalam hal berpakaian lebih syar’i. Semoga Allah mengampuni semua dosanya dan menerima semua amal ibadahnya. [Tarbiyah. net/SahabatAlAqsha]

Subscribe to receive free email updates: